medium_45Pilkada Serentak 2015Jember- DPRD Kabupaten Jember meminta KPU RI untuk segera menetapkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (P-KPU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. Sebab, belum adanya kepastian P-KPU juga berdampak pada pengalokasian anggaran Pilkada oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota.

Menurut Wakil Ketua DPRD Jember, Ayub Junaidi, dalam pengesahan APBD tahun 2015, DPRD telah menyiapkan anggaran sekitar 100 Milyar rupiah untuk penyelenggaraan Pilkada Jember. “ Anggaran untuk KPU sebanyak 70 miliar, dengan asumsi pilkada dilaksanakan sebanyak dua putaran” ungkapnya.

Namun seiring dengan adanya revisi UU Pilkada, Pilkada hanya dilaksanakan satu putaran saja, sehingga ada efisiensi anggaran. Disisi lain, berdasarkan keterangan KPU Jember kemarin, anggaran Pilkada diperkirakan bakal membengkak, karena dalam draft P-KPU terbaru disebutkan, jika biaya kampanye dan alat peraga masing-masing Calon bupati ditanggung oleh KPU.

“ Untuk menutupi pembengkakan itu bisa diambilkan dari pos biaya putaran ke dua, melalui mekanisme P-APBD tahun 2015” jelas Ayub. Namun, karena P-KPU belum di tetapkan, maka hal tersebut tidak bisa dilakukan.

“ Kami mendesak KPU RI dan pemerintah terkait untuk segera merampungkan P-KPU Pilkada serentak, agar KPU tidak kelimpungan” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, KPU jember memperkirakan, anggaran untuk pilkada akan membengkak. Sebab, berdasarkan draft PKPU yang telah diterima kpu, seluruh biaya kampanye, dan pengadaan alat peraga serta publikasi Calon Bupati di media masaa menjadi tanggungan KPU. (riq)

No comments yet... Be the first to leave a reply!